Posted by: wahyukdephut | February 23, 2010

MENGENAL GEMOR

Oleh : Wahyu Catur Adinugroho, Mukhlisi & Kade Sidiyasa

Hasil identifikasi terdapat 2 spesies yang dimanfaatkan masyarakat sebagai penghasil kulit kayu gemor (Nothaphoebe coriacea (Kosterm.) Kosterm, Nothaphoebe cf umbelliflora). Masyarakat membedakan 2 spesies pohon ini dari warna kulit dalam setelah dikupas yaitu ada berwarna putih kekuningan dan merah, dari 2 spesies ini jenis Nothaphoebe coriacea (Kosterm.) Kosterm lebih banyak yang diambil masyarakat karena kulitnya yang lebih tebal. masyarakat mengenal pohon tersebut dengan sebutan gemor, menuk, tempuloh. Jenis ini termasuk dalam famili Lauraceae. Adapun ciri morfologinya adalah sebagai berikut :
Pohon : Pohon gemor memiliki perawakan berupa pohon kecil sampai sedang dan besar yang dapat mencapai tinggi pohon 30 – 36 m, batang kadang lurus dan silinder bercabang sedikit sampai tinggi 21 m, diameter batang mencapai 70-90 cm, tanpa atau dengan banir (buttresses) kecil, pneumatophores yang kasar dan banir (buttresses) panjang Pada marga Nothapobe umumnya mengandung alkaloid laurotetani pada bagian kulit batangnya. Proses Pemencaran bijinya pada marga ini banyak dibantu oleh burung. (Sosef et.al., 1998 ). Sedangkan menurut Whitmore et.al. (1990) pohon gemor dapat mencapai tinggi 23 m dan diameter setinggi dada 40 cm dimana pohon ini tumbuh secara alami di hutan rawa gambut dengan kedalaman gambut mencapai 2.5 m.
Kulit Batang : Kulit batang bertekstur agak kasar, tebal kulit dapat mencapai 2 cm, kulit batang bagian luar berwarna coklat kelabu sedangkan bagian dalamnya berwarna coklat jingga waktu segar, dan akan berubah warna menjadi coklat ungu sampai coklat hitam setelah dikupas dan dikeringkan ; mudah mengelupas tipis-tipis ; mengeluarkan banyak lendir setelah disayat pada waktu pohon masih berdiri dan tetap mengeluarkan lendir bila direndam di air setelah dikupas dan dikeringkan. Lendir berwarna bening, lengket dan apabila sudah terkena udara akan berwarna merah sampai merah kehitaman
Kayu : Terdapat perbedaan yang jelas warna kayu gubal dan kayu teras, teras berwarna coklat dan gubal berwarna kuning, gubal mengeluarkan lendir waktu masih segar, lingkaran tumbuh kurang terlihat jelas, bagian tengah kayu sebagian besar berlobang mulai pangkal sampai bagian tengah batang terutama pada pohon yang berbanir akar. Sedangkan pada batang sampai ranting, bagian tengahnya (empulur) terdapat jaringan gabus yang lunak.
Daun : Pada bagian atas daun berwarna hijau tua terang (mengkilap) sedangkan pada bagian bawah daun berwarna hijau keputihan (buram). Merupakan daun tunggal, berbentuk membundar telur sungsang hingga lonjong atau melanset sungsang dengan panjang hingga 23 cm dan lebar mencapai 8 cm, Pangkal daun membaji hingga menirus, ujung daun meruncing dan kadang membulat. Tulang daun sekunder 6-9 pasang,urat daun beraturan menyirip, terlihat jelas dan menonjol pada permukaan bawah daun. Posisi daun alternate dan kadang berkarang, Tangkai daun berwarna hijau dengan panjang 2-3 cm.

Bunga : Perbungaan pada ketiak tangkai daun dengan bunga berwarna kuning terang atau kuning, kelopak bunga berbulu, berbentuk bulat telur hingga lonjong, dengan diameter hingga 4 mm.
Kandungan Kimia Bagian Pohon Gemor
Bagian pohon gemor yang secara umum dimanfaatkan oleh masyarakat adalah bagian kulit batang sebagai bahan antinyamuk sedangkan bagian pohon lainnya seperti daun dan ranting tidak dimanfaatkan. Hasil skrining fitokimia dengan reaksi uji warna pada bagian pohon gemor (kulit batang, ranting dan daun) menunjukkan bahwa hanya pada bagian kulit batang mempunyai kandungan utama metabolit sekunder (steroid, flavonoid, alkaloid, saponin, fenolik) sedangkan pada bagian lain (daun dan ranting) tidak semua kandungan utama metabolit sekunder ini terdapat didalamnya


Responses

  1. wah..makin produktif aja bapak peneliti satu ini. Kapan balik samboja?

    • kapan ya??yah di samboja kan dah banyak orang to skr?mo plg, tgl dmn euy?

  2. izin copas mas,saya dari BPTH Kalimantan

    • Silahkan, untuk dishare…

  3. Dik Wahyu gabungkan tulisan dik Whyu dengan tulisan saya tentang pemanfaatan kulit gemor bisa untuk SEMINAR INAFOR 2 Agustus nanti tgl 27-28 akan lebih bagus.. Martono Pustekolah.

    • Betul pak, terima kasih atas sarannya..

  4. Halo pak, salam kenal,

    Saya frans dari magelang.

    Kalau boleh tahu, fungsi pohon gemor ini buat apa ya?

    seandainya tidak keberatan, silahkan email ke saya di tarunasakti78@gmail.com ya.

    saya pengen belajar banyak. saat ini saya juga sedang budidaya gaharu pak…

    Terima kasih.

    Hormat saya,

    Frans

    No Hp; 087839485360

    • Salam kenal juga pak Frans, pohon gemor yang dimanfaatkan adalah kulitnya, banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku obat nyamuk,
      tapi beberapa informasi menyebutkan kandungan kimia dari kulit gemor ini, setelah diekspor tidak saja hanya dimanfaatkan sebagai bahan obat nyamuk..

      salam sukses budidaya gaharunya ya pak, di kantor kami juga telah mengembangkan inokulan untuk merangsang pembentukan gaharu..

      terima kasih

  5. salam kenal pak, maaf pak saya uni, saya tertarik dengan penemuan bapak tentang gemor ini, saya memang belum pernah dengar pak, kalau boleh saya tahu ini adanya di daerah mana ya pak ? terimakasih :)).

    • Terimakasih sudah mampir dan apresiasinya, gemor terdapat di hutan rawa gambut sering dikenal dengan alseodaphne/notaphoebe, dulu banyak terdapat di kalimantan tengah, kutai barat, tetapi saat ini sudah sulit ditemukan, karena teknik pemanfaatannya dengan menebang sebelum dimanfaatkan kulitnya, saat ini masih terdapat kendala dalam upaya budidaya untuk pembibitan…

  6. oh gitu pak terimakasih informasinya pak, oh iya pak, klo boleh tahu teknik yg tepat buat budidaya gemor itu gimana pak?
    di kalimantan tengah dan kutai barat itu tepatnya nama daerah apa ya pak ?
    makasih sebelumnya :))

  7. terimakash banyak pak, atas bantuannya :))

  8. Reblogged this on Kania_Isnaini and commented:
    Pohon Gemor – Biologi Searching


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: